(https://katedraljakarta.or.id/_astro/hero.CbCyhv3__11xOU6.webp) Gereja bukanlah sekadar lembaga sosial atau organisasi keagamaan, melainkan sebuah misteri iman yang berakar pada rencana Allah Tritunggal. Kata ekklesia dalam bahasa Yunani, yang berarti "pertemuan" atau "kumpulan", digunakan untuk menyebut umat yang dipanggil Allah untuk mengambil bagian dalam kehidupan ilahi-Nya. Dalam tradisi Kitab Suci maupun sejarah keselamatan, Gereja selalu dipahami sebagai umat Allah yang dikumpulkan, dipanggil, dan diutus. Dengan demikian, hakikat Gereja melampaui batas-batas tempat ibadat fisik, sebab Gereja adalah persekutuan umat beriman yang bersatu dalam Kristus. Sejak awal penciptaan, Allah telah mempersiapkan Gereja melalui panggilan Abraham, pembentukan bangsa Israel, dan Perjanjian Lama. Lumen Gentium menegaskan bahwa Gereja telah dipralambangkan sejak awal dunia, dipersiapkan dalam sejarah bangsa Israel, didirikan oleh Kristus, dihidupkan oleh...