Kaum awam dalam Gereja memiliki kedudukan dan martabat yang sama dengan kaum tertahbis dan religius karena semua dibaptis sebagai anggota umat Allah. Lumen Gentium menegaskan bahwa setiap orang beriman mengambil bagian dalam tritugas Kristus sebagai imam, nabi, dan raja. Kesamaan ini menegaskan bahwa seluruh umat memiliki panggilan untuk menjadi kudus dan mewartakan kasih Allah dalam dunia. Namun, perbedaan muncul pada fungsi dan peran yang dijalankan dalam tubuh Gereja. Kaum awam dipanggil secara khusus untuk menghidupi iman mereka di tengah dunia sekular, bukan di altar, tetapi di pasar kehidupan sosial. Kekhasan kaum awam terletak pada keterlibatan aktif mereka dalam dunia sosial, politik, ekonomi, budaya, dan pendidikan dengan semangat Kristiani. Mereka diutus untuk menguduskan dunia dan menghadirkan nilai-nilai Injil dalam segala bidang kehidupan manusia. Dalam konteks kerasulan awam, terdapat tiga bentuk pelayanan: kerasulan gerejani,...